APA ITU DORZOLAMIDE ?
Berikut ini info mengenai Dorzolamide, mulai dari indikasi dan peringatannya :
| Golongan | Penghambat beta |
| Kategori | Obat resep |
| Manfaat | /Mengurangi tekanan tinggi pada mata/ hipertensi okular |
| Digunakan oleh | Usia ≥ 2 tahun ke atas hingga dewasa |
| Kategori kehamilan dan menyusui | Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, namun belum ada studi terkontrol pada wanita hamil. Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin. Dorzolamide diketahui bisa diserap ke dalam darah (RBC). Bagi ibu menyusui, disarankan untuk berkonsultasi kepada dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan obat ini. |
| Bentuk obat | Obat tetes mata |
| Peringatan | Pasien dalam kondisi berikut wajib berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan Dorzolamide; · Pasien yang riwayat penyakit asma, bronkitis, atau penyakit paru-paru lainnya · Pasien yang sedang mengalami glaukoma sudut tertutup · Pasien yang mengalami diabetes · Pasien yang mengalami infeksi mata atau kerusakan pada bagian tertentu · Pasien dalam kondisi mengalami sakit jantung atau pembuluh darah · Pasien yang mengalami gangguan ginjal · Pasien yang mengalami penyakit hati · Pasien dalam kondisi menggunakan lensa kontak/ contact lenses · Pasien sedang atau diperkirakan akan hamil · Pasien yang menyusui · Pasien yang mengalami alergi terhadap obat sulfa, timolol, dorzolamide, makanan, minuman, pengawet, pewarna, atau obat-obatan lainnya |
| Kategori Obat Pada Kehamilan atau Menyusui | Kategori C : Studi pada reproduksi hewan menunjukkan efek samping terhadap janin. Namun belum ada studi terkontrol pada wanita hamil. Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin. |
Tinjauan
Dorzolamide adalah obat untuk mengurangi tekanan pada intraocular atau gangguan yang terjadi didalam mata (IOP).
Manfaat Dorzolamide
Dorzolamide adalah obat yang digunakan pada mata yang mengalami kelainan intraokular seperti
· glaukoma sudut terbuka
· hipertensi okular atau tekanan tinggi pada mata
Dosis Dorzolamide
Perlu diingat bahwa informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. Hal ini dikarenakan setiap manusia memiliki informasi penyakit yang beraneka ragam. Dalam penggunaan obat ini, disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis mata atau apoteker.
Dosis Dorzolamide untuk Dewasa
- Untuk mengurangi tekanan intraokular baik jenis glaukoma sudut terbuka maupun hipertensi/ tekanan tinggi pada bola mata,
- disarankan untuk menggunakan cairan dorzolamide dengan dosis 1 tetes pada bola mata yang mengalami gangguan sebanyak 3 kali per hari,
Dosis Dorzolamide untuk Anak
- Untuk mengurangi tekanan pada intraokular baik jenis glaukoma sudut terbuka maupun hipertensi/ tekanan tinggi pada bola mata,
- Disarankan untuk menggunakan cairan dorzolamide dengan dosis 1 tetes pada bola mata yang mengalami gangguan sebanyak 3 kali per hari,
Efek Samping Dorzolamide
Pada umumnya efek samping dari penggunaan obat ini yang sering terjadi adalah untuk sementara akan mengalami penglihatan kabur, mata terasa terbakar, menyengat, timbul rasa gatal, mata berwarna kemerahan, peradangan dengan timbulnya bercak ruam, mata berair, mata kering, sensitif pada cahaya, lidah mengecap rasa pahit, atau sakit kepala.
Akan tetapi, karena dorzolamibe tergolong dalam obat yang harus melalui resep dokter maka perlu untuk pembagian efek samping dari obat ini, yaitu efek samping serius dan efek samping tidak terlalu serius.
Efek samping serius :
- · bengkak atau kemerahan dari kelopak mata Anda
- · kemerahan di bola mata, rasa nyeri, ketidaknyamanan, atau mata menjadi sensitif terhadap cahaya
- · kelopak mata kering, kulit mengeras, dan cairan mengalir dari mata Anda
- · reaksi kulit parah dengan ditandai pembengkakan di sekitar kulit wajah, kulit terasa sakit, diikuti dengan timbulnya ruam berwarna merah atau ungu yang menyebar ke seluruh atau sebagian badan (terutama di wajah atau tubuh bagian atas), kulit melepuh, mudah terkelupas
- · demam, sakit tenggorokan, atau lidah, rasa terbakar di mata Anda,
- · sakit perut, kehilangan nafsu makan, urin berwarna pekat, timbul gejala seperti penyakit kuning (diakibatkan menguningnya kulit atau mata).
Apabila sudah mengalami efek samping serius, maka segeralah menghentikan penggunaan obat ini, secepatnya menemui dokter spesialis mata atau ke Unit Gawat Darurat di Rumah Sakit terdekat ke lokasi Anda.
Efek samping yang tidak terlalu serius:
Efek samping ini terjadi dikarenakan penggunaan baru untuk pertama kalinya, atau memang mengalami sensivitas pada kandungan dorzolamide. Adapun efek sampig yang tidak terlalu serius adalah sebagai berikut;
- · timbul rasa terbakar atau menyengat di mata Anda
- · timbul rasa pahit atau tidak biasa di mulut Anda
- · penglihatan kabur
- · mata kering atau berair
- · sakit kepala
- · cepat merasa lelah
- · mual
- · mulut kering, sakit tenggorokan.
Tidak semua penderita yang menggunakan dorzolamide hanya mengalami efek samping seperti yang dijelaskan di atas. Mungkin ada beberapa kelainan tertentu yang tidak/belum disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.
Detail Dorzolamide
Rumus kimia
C10 H16N2O4S3
Penyimpanan
- · Simpan di tempat yang jauh dari jangkauan anak-anak.
- · Simpan di tempat dengan suhu ruangan antara 150-300C (590-860 F)
- · Lindungi dari cahaya matahari langsung
Cara kerja
Deskripsi Tekanan intraokular yang meningkat adalah ciri manifestas dari hipertensi okular atau glaukoma sudut terbuka. Tingkat tekanan intraokular (IOP) diatur oleh keseimbangan antara produksi aqueous humor (saat proses siliaris okular) dan keluarnya dari segmen anterior mata melalui jalur trabekuler (konvensional) atau uveoscleral (tidak konvensional). Ketika ada peningkatan resistensi terhadap aliran trabekuler, sehingga membuat tekanan intraokular meningkat. Selanjutnya, kerusakan saraf optik dapat terjadi dari pembatasan aliran darah dan distorsi mekanis struktur mata. Kerusakan saraf optik lebih lanjut dapat menyebabkan bekam pada cakram optik dan hilangnya sudut pandang progresif (dapat mengakibatkan kebutaan pada beberapa kasus)
Carbonic anhydrase (CA) adalah enzim yang mengkatalisasi hidrasi karbon dioksida menjadi ion bikarbonat dan dehidrasi asam karbonat yang reversibel. Dalam proses silia okular, produksi lokal bikarbonat oleh CA mendistribusikan natrium dan cairan. CA-II adalah isoenzim, kunci yang ditemukan terutama dalam sel darah merah (RBC) yang mengatur produksi aqueous humour. Dorzolamide adalah zat yang menghalangi pertumbuhan golongan CA-II yang sangat spesifik, di mana ia menampilkan afinitas 4000 kali lipat lebih tinggi untuk karbonat anhidrase II daripada karbonat anhidrase I. Penghambatan CA-II dalam proses ciliary mengganggu pembentukan ion bikarbonat dan mengurangi transportasi natrium dan cairan, yang menyebabkan penurunan sekresi aqueous humour dan mengurangi tekanan intraokular.
Farmakokinetik
Penyerapan Dorzolamide diserap secara sistematis setelah pemberian topikal. Paparan sistemik dari dorzolamide setelah pemberian jangka panjang dinilai dalam subyek sehat yang menerima dosis oral 2 mg dorzolamide 2 kali sehari, setara dengan dosis ophthalmic 2% dorzolamide 3 kali sehari.
Distribusi Konsentrasi plasma dorzolamide dan metabolit utamanya, umumnya di bawah batas uji kuantitas, yaitu 15 nM. Dorzolamide terakumulasi dalam sel darah merah setelah pemberian kronis sebagai hasil dari pengikatan CA-II, yang terkandung dalam sel darah merah perifer (RBC). Sekitar 33% dorzolamide terikat dengan protein plasma.
Metabolisme Dorzolamide perlahan dimetabolisme menjadi N-desethyldorzolamide, yang memiliki aktivitas farmakologis yang kurang kuat pada CA-II dan beberapa efek penghambatan pada CA-I.
Ekskresi Ikut terbuang bersama urin. Dorzolamide yang tersimpan dalam sel darah merah, membutuhkan waktu paruh eliminasi terminal ≥120 hari dari dalam sel darah merah.
Pertanyaan Seputar Dorzolamide
Apa yang harus saya lakukan ketika berada pada fase masa pengobatan ?
Selalu berkonsultasi dengan dokter spesialis mata terkait perkembangan yang kamu alami. Akan tetapi, apabila sudah mengalami gejala pada efek samping serius langsung dihentikan penggunaannya dan segera menemui dokter spesialis mata.
Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat?
Pada kasus gawat darurat, segera hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal atau segera menuju ke unit gawat darurat di rumah sakit terdekat.
Apa yang harus saya lakukan apabila mata saya sensitif pada cahaya?
Dianjurkan selama masa pengobatan untuk tidak melakukan aktivitas selama 2 jam setelah penggunaan. Akan tetapi, bagi Anda yang mengharuskan untuk bekerja, maka sebaiknya menggunakan kaca mata berwarna hitam.
Apakah saya bisa menggunakan lensa kontak ?
Untuk pengguna lensa kontak atau contact lenses, dianjurkan untuk berkomunikasi dengan pihak dokter, apakah diperbolehkan atau tidak menggunakan lensa tersebut.
Contoh Obat Dorzolamide (Merek Dagang) di Pasaran
Berikut ini beberapa merk obat bermerek yang mengandung Dorzolamide :
| TRUSOPT |
| XALATAN LATANOPROST |
Penulisan ini diambil dari berbagai sumber, penulis memiliki wewenang terkait hasil hasil tulisan dan kebenarannya.
Komentar
Posting Komentar